Senin, 23 Mei 2016

Tentang Dua Remaja


Siang di depan sebuah kelas.
Seorang lremaja aki-laki sedang duduk di kursi panjang yang terbuat dari kayu dia sedang membaca sebuah buku, lalu datanglah seorang remaja perempuan memakai kerudung putih dan lengan panjang dan berkata
"boleh aku ikut duduk?"
Remaja Laki-laki itu memandang perempuan yang menyapanya lalu memalingkan wajahknya ke tempat duduk kosong di sebelah kirinya lalu dia berkata
"silahkan"
Remaja Perempuan itu lalu duduk di samping remaja laki-laki dan dia berkata kepada remaja laki-laki
"aku ingin bicara denganmu, dan aku mau kamu mendengarkan!"
Remaja laki-laki hanya diam saja seperti ygn tidak menghiraukan. Tanpa melihat kearah remaja laki-laki, pandangan remaja perempuan lurus ke depan, jari-jari tangan kanannya memegan jari-jari tangan kirinya dan meletakan keduanya diantara kedua pahanya lalu dia meneruskan perkataanya kepada remaja laki-laki itu.
"sudah lama aku ingin mengungkapkan tentang masalah yang aku rasakan ini kepadamu, sudah lama juga aku memperhatikanmu, dan sekarang aku memberanikan diri"
Remaja perempuan itu menarik nafas, lalu melanjutkan perkatannya
"ada perasaan yang berbeda ketika aku memperhatikanmu, aku merasakan perasaan yang senang ketika aku melihatmu dan berada di dekatmu, dan aku berbohong jika aku mengatakan bahwa aku tidak menyukaimu, kamu tidak perlu menjawab apa yang aku akatakan kepadamu, karena kau hanya meminta kamu untuk mendengarkan dan apa yang aku ingin sampaikan dan keluarkan dari dada sudah aku katakan, aku tidak pandai dalam berbicara dengan baik, aku minta maaf"
Remaja perempuan itu kemudian berdiri dan meninggalkan remaja laki-laki sendiri duduk di bangku kursi. Remaja laki-laki menutupkan buku bacaanya, dia berdiri dan kemudian dian masuk ke dalam kelas.
di depan pintu kelas remaja perempuan
Ketika waktu sekolah sudah pulang, remaja perempuan tinggal seorang diri di kelasnya, dia yang terakhir keluar dari kelasnya. Ketika dia keluar dari pintu kelasnya remaja laki-laki yang tadi datang dan meberikan sebuah surat untuk remaja perempuan lalu remaja laki-laki pergi meninggalkan remaja perempuan. Remaja perempuan kembali masuk kedalam kelasnya dan membaca surat dari remaja laki-laki.

"
Kamu telah mengatakan apa yang ingin kamu katakan, maka aku akan menyaipakan apa yang ingin aku sampaikan kepadamu setelah mendengarkan apa ang telah kamu katakan kepadak.
Aku merasa senang jika keberadaanku membuat kamu senang, aku mengeti tentang perasaan kamu, dan aku senang kamu langsung pergi ketika telah mengatakan itu kapadaku.
Terima kasih kamu telah suka kepadaku,
Tapi aku akan menyampaikan bahwa aku tidak bisa membalas perasaanmu sekarang, aku tidak bisa berada disampingkamu untuk sekarang, justru aku berusaha menjaga jarak dan menjauh darimu, aku tidak mau berdekatan denganmu, karena aku mempunyai perasaan yang sama kepadamu.
Usia kita masih remaja, masih banyak hal positif yang bisa dilakukan bukan tentang mengumbar cinta. Aku yakin kamu mempunyai cita-cita maka berusaha raihlah cita-citamu. Kita boleh jatuh cinta tapi kita tidak boleh untuk mengumbar cinta dengan pacaran. Kita tidak tau beberapa tahun kedepan apakah perasana diantara kita masih akan tetap sama atau ada yang berubah,
Jika kamu yakin akan aku maka tunggulah sampai aku menjadi yang terbaik bagimu, jika takdir kita memang untuk bersatu maka tidak ada yang bisa menolak, dan jika takdir kita memang tidak bisa bertemu maka tidak ada yang bisa menolaknya juga.

"

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons